Tampilkan postingan dengan label Kata hati.... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kata hati.... Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Desember 2011

Alasan Aku Sangat Merindukan Keluargaku

Benar-benar rindu adat di rumah yang seperti ini...
1. Kami tidak pernah saling menyapa dengan panggilan-yang mungkin bagi orang terdengar akrab- -mu atau 'kamu', kami selalu menggunakan 'Anda', misal 'itu buat anda, ibu...', 'bagaimana kabar anda, nak...'
Mungkin banyak yang berpikir kalau itu aneh dan kaku, tapi itu menjadikanku merasa diri seperti Princess yang kata-katanya baik dan rapi :))
2. Kami saling menjaga diri untuk sedikit bicara kecuali saat-saat senggang, misal malam hari setelah magrib. Pun kami tidak suka saling meledek atau berbicara kasar meskipun cuma bercanda.
3. Kami memulai hari pagi sekali serta tidur lebih dini.
4. Kami tidak suka bercanda terlalu sering dan berlebihan
5. Kami selalu saling memberi hadiah-hadiah kecil pada waktu-waktu tertentu, secara diam-diam
6. Kakakku satu-satunya, tidak pernah berbicara kasar terhadapku serta sangat menghargaiku. Saya pun tidak ingat kapan terakhir kali kami ada cekcok. Sepertinya tidak pernah. :) Semoga senantiasa begitu.
7. Keluargaku saling berbicara dengan kata-kata lembut dan penuh kasih.
8. Kami sangat menghargai hal-hal kecil
9. Ibu mengatur keuangan dengan sangat cerdas, sehingga keluarga kami sederhana namun tidak sempit-sempitan, alhamdulillah...prinsip yang ibu ajarkan adalah 'Allah-lah yang menjadi sandaran kita, bukan pekerjaan atau penghasilan'
10. Ibuku, meski bukan seorang ahli agama, menjadikan Allah sebagai psikolog pribadi keluarga kami.
11. Kami sangat menghargai kesibukan masing-masing.... :)
12. masih baaanyaaak lagiii

Senin, 26 Desember 2011

Mendung

Kini aku tahu bagaimana rasanya,
melangkahkan kaki melebihi palang pintu,
lalu menghilang di atas roda-roda ke arah kerucutnya jalan.
orang-orang di belakangmu akan tersenyum, bersiap menanti warnanya yang kau bawa serta.

lantas di sana, sendiri kau menangis. Ternyata ada kalanya rindumu menumpuk, lalu kau ingin pulang.
namun alam belum mengizinkan. Kau pun lanjut menangis. Lalu satu satu orang-orang menemuimu, kau bergurau dengan mereka dengan senyum terpasang sumringah.

Padahal,
Kau sedang menangis.
Sedang tak ada dari mereka yang tahu,
Memang. Tak perlu, kurasa.

Kamis, 22 Desember 2011

Nothing but Him :)

Alhamdulillah...Allah masih menegur kealpaan saya. Berkali-kali hamdalah untuk itu.
Betapa tidak, dari beberapa waktu yang lalu saya merasa agak jauh dariNya. Mendengar ayat-ayatNya pun sekedar berlalu saja, padahal it used to be menggetarkan jiwa.
Saya mulai introspeksi, masyaAllah... betapa banyak keburukan yang saya miliki... dan begitulah saya sebagai manusia, tak bisa dipungkiri.
Namun lagi-lagi saya ternganga menghadapi segala kebesaran Allah. Setelah Dia menegur melalui kerasnya hatiku, Dia lalu memberi hadiah, sangat indah...
:)
Tapi....Nanti setelah semua kelar, insyaAllah saya bagi di sini...:)

Terima kasih kawan pembaca...

Senin, 19 September 2011

Doa di ujung senja


Ya Allah,bila yg dirindu belum merindukan maka kuserahkan rindu ini kpd-Mu sang Ilahi,
bila yg dicinta belum juga mencintai maka ku titipkan cinta itu pada-Mu Sang Pemberi Cinta,

bila yg dinanti belum ada disisi maka ku akan bersabar pada ketetapan-Mu Sang Ilahi.
Engkau telah menetapkan segalanya sebelum bumi tercipta,maka ku akan bersabar n berikhtiar dalam kesendirian serta bertawakkal dlm penantian ini..

Minggu, 11 September 2011

Allah yang kutunggu, bukan antum.


Allah akan mempertemukan kita, jika memang berjodoh, 

kita tak usah dulu saling kenal sebelum engkau siap,cukuplah berpadu pandang yang sekali itu menjadi debu tebal menyelimuti hati lugu kita,
siapmu sekarang ditunda oleh Allah oleh sebab-sebab itu, maka selesaikanlah dulu urusanmu,
baktimu merawat dan membiayai orangtuamu yang sedang sakit parah, yang mana tetap menjadi tanggunganmu, insyaAllah dicintai dan dibalas oleh Allah dengan pahala dan kebaikan-kebaikan dunia akhirat.
Allah punya rahasia dibalik semuanya; mungkin saya atau engkau yang ingin Ia siapkan lebih matang, mungkin juga kita tidak berjodoh,
tentang cinta, kita bersihkan dulu hati kita, jangan kita pelihara yang bukan milik kita,
mari kita titipkan kepada Allah, dan kita 'kosongkan' dulu relung qalbu kita...untukNya..
saat ini aku tak mencintaimu, engkaupun sebaiknya begitu.
insyaAllah, Allah akan memberi kita wadah yang suci untuk itu, jika Ia berkehendak.

aku tak akan mengikatmu,
aku pun tak ingin menunggumu,
aku hanya akan menunggu keputusan Allah.



kepada seorang ksatria sholeh yang saya hargai keberaniannya.

UN
Sulawesi selatan.


Minggu, 10 Juli 2011

Ada beberapa kawan yang menanyaiku,apa itu mahabbah. Aku hanya butuh beberapa waktu untuk berpikir,lalu kujawab dengan cepat:seperti apa yang dirasakan orangtuamu terlebih ibumu pada dirimu,anaknya. Lalu ia kembali bertanya,bagaimana cara mengetahui bahwa itu mahabbah? Aku hanya menjawab: pandang mereka dengan hati yg lapang saat tersenyum padamu,apa yg kau rasa?saat mereka memanggil namamu,bagaimana hatimu?saat mereka memelukmu,bagaimana perasaanmu?saat kau jauh dari mereka,bagaimana kerinduanmu? Jawablah dengan jujur...maka kan kau temukan bahwa yang mereka berikan padamu tak lain adalah mahabbah. Setulus-tulusnya cinta yang memenangkan hati.
Apakah kau ingin memiliki mahabbah yang sama?tunggulah saatnya,yakni ketika kau berdoa untuk keselamatan orangtuamu,ketika kau mengucap ijab qabul,ketika kau menemukan cinta dan sahabat sejati,atau ketika memiliki anak sebagai bunga cinta hakikimu....
Mahabbah takkan pernah berdusta....

Fitriani
July 10th 2011
di bawah langit remang-remang...